Sabtu, 04 Juni 2016

ratna listy


Ratna Listy

Ratna Listy
Ratna Listy
Latar belakang
Nama lahirRatna Sulistyaningsih
Lahir2 Agustus 1973 (umur 42)
Bendera Indonesia MadiunJawa TimurIndonesia
Jenis musikPopkeroncongcampursari,langgamfolkdangdut
PekerjaanPenyanyipembawa acara
Tahun aktif1995—sekarang
Perusahaan rekamanNiaga Abadi Records
PasanganSwastiarso Herry Purtanto (cerai)
AnakSwara Reiki January
Swara Keisyah Alma Nova
AgamaIslam
Ratna Listy yang memiliki nama lengkapRatna Sulistyaningsih (lahir di Madiun2 Agustus 1973; umur 42 tahun) adalah seorang penyanyi, pemain sinetron, danpresenter berkebangsaan Indonesia.

Karier hiburanSunting

Karier Ratna diawali dari kemenangannya dalam ajang Bintang Radio dan TV se-Jawa Timur pada 1989, sebelum kemudian menjadi penyanyi profesional. Album yang pernah dirilisnya di antaranya Obsessy (1998), Adzan (2002), Hitam Putih (2006) berduet denganAgus Dhukun, dan sebuah album tradisional yang dibuatnya bersama Doel Sumbang danNini Carlina.
Wanita dengan tinggi 167 cm ini juga telah membintangi beberapa sinetron, antara lainTanda Akhir ZamanMenjemput Impian, dan serial misteri Pengantin Iblis yang ditampilkan di TPI, serta sinetron Shakila dan Perkawinan. Ratna juga pernah menjadi presenter acaraPanorama di ANTV dan Bedah Rumah di RCTI.

Karier bisnisSunting

Tak hanya di dunia hiburan, Ratna juga menjajal dunia bisnis. Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang ini bersama suaminya, mendirikan PT Cendrawasih Budi Mulia yang bergerak di bidang distributor bahan bakar khusus, Pertamax. Karena operasional perusahaan sehari-hari dijalankan suami, Ratna kemudian membentuk sub departemen dengan bidang usaha event organizer (EO) dengan nama Ratna Listy Production. Sebagaimana umumnya EO, usaha yang dijalankan Ratna dengan temannya ini juga bergerak di bidang penyelenggaraan event seperti wedding organizerlaunching productgathering, hingga pergelaran.[1]

Kehidupan pribadiSunting

Ratna menikah dengan pengusaha, Swastiarso Herry Putranto, duda beranak satu pada 7 Juli 2002. Dari perkawinan ini mereka dikarunia dua anak, masing-masing Swara Reiki January (lahir 31 Januari 2004)[2] dan Swara Keisyah Alma Nova (lahir 8 November2005).[3]

DiskografiSunting

Album soloSunting

Album duetSunting

  • Hitam Putih (2006, bersama Agus Dhukun

Kamis, 02 Juni 2016

Sruti Respati


Sruti Respati

Sruti Respati
Sruti Respati (lahir di SoloJawa Tengah26 September 1980; umur 35 tahun) adalahpenyanyi berkebangsaan Indonesia. Sejak usia muda sudah mengakrabi dunia seni, terutama menyanyi lagu-lagu Jawa. Namanya dikenal oleh masyarakat saat membawakan acara sebagai presenter berita di televisi daerah, pertunjukan-pertunjukan musik, dan ajang penganugerahan penghargaan.[1][2][3]

Latar belakangSunting

Sruti Respati lahir di Solo, Jawa Tengah, dan sejak usia muda sudah mengakrabi dunia seni pertunjukan. Di dalam dirinya mengalir darah seni dari kedua orang tuanya. Ayahnya adalah seorang dalang wayang kulit dan ibunya merupakan penari. Bakat seni ini juga mengalir dalam diri saudaranya, Endah Laras. Mengawali debutnya sebagai penyanyi ketika sering diminta tampil dalam acara peringatan 17 Agustus dengan menyanyi, menari Jawa, dan menari balet. Kepercayaan dirinya semakin bertambah ketika dia menambah ilmu dengan melanjutkan pendidikannya di jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Di kampusnya, dia mengikuti berbagai unit kegiatan mahasiswa di bidang kesenian antara lain menyanyi, menari, dan teater. Dan dari situlah lahirnya ide-ide kreatif. Setelah menyelesaikan studi akhir di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2007, ia bekerja sebagai presenter berita TV lokal seperti Jawa TrangSandykala, Kabar Awan, Kabar Wengi di TATV, Surakarta. Mulai berpentas di sejumlah panggung seni pertunjukan drama, baik tradisional sekelas ketoprak hingga modern. Namanya semakin di kenal orang setelah dirinya sering tampil di beberapa stasiun televisi swasta. Karakternya yang unik dan kualitas suara diatas rata-rata membuatnya menjadi sosok yang mudah dikenali. Sruti juga kerap diundang tampil menyanyi di berbagai ajang penganugerahan penghargaan. Selain tampil dari panggung ke panggung, ia juga bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surakarta, dan menjadi pelatih Vokal di studio Erwin Gutawa Orchestra.[4][5]

Proses kreatifSunting

  • Tampil dalam pentas Sruti Respati diBentara Budaya Jakarta (2010)
  • Tampil dalam pembukaan SEA Games 2011
  • Terlibat dalam konser A Masterpiece ofErwin Gutawa
  • Peringatan Earth Hour di kawasan Ngarsapura, Solo, Jawa Tengah
  • Tampil bersama Emerald band dalam Solo City Jazz 2012
  • Konser amal World Wide Fund for Nature/WWF di Jakarta (2012)
  • Perayaan Natal Nasional di Jakarta (2012)
  • Berkolaborasi bersama Dewa Budjana dengan format kuartet akustik bersama ketiga musisi lainnya dalam panggung Salihara Jazz Buzz 2012
  • Java Jazz 2012 di Jakarta
  • Opera Jawa berjudul Selendang Merah yang disutradarai oleh Garin Nugroho di Solo, 7April 2013 dan Jakarta, 13-14 April 2013.
  • Membantu beberapa project beberapa komposer kenamaan Indonesia, diantaranya adalah I Wayan Sadra (Suluk Hijau, berkolaborasi dengan WS Rendra (alm), Sujiwo Tejo (Pengakuan Rahwana-Drama Musikal, Bengawan Solo-Tolu One mini album), Slamet Gundono, dan Danis Sugiyanto.

PencapaianSunting

  • Mewakili Indonesia, menyanyikan salah satu lagu keroncong terbaik komposer Indonesia Bengawan Solo, Gesang, bekerja sama dan berkolaborasi dengan musisi-musisi, dan penyanyi dari 11 negara ASEAN diKorea
  • Terpilih menjadi Ikon dan mempromosikan salah satu event International di kota Solo, Solo International Performing Art 2010 (SIPA 2010)
  • Mendapat predikat Ten Outstanding Young Person oleh Junior Chamber InternasionalSolo
  • Ikon Kartini Solo
  • Ikon Putra Putri Solo

Lihat pulaSunting